Minggu, 09 Oktober 2011

Mama Sangat Menyayangimu...


KISAH YANG SANGAT MEMILUKAN!

Anak perempuan kecil yang malang ini memberitahukan ibunya, "Mama, aku baru saja melukis dengan memakai lipstik mama".

Ibunya yang mendengar hal itu menjadi sangat marah, lalu melihat lipstik mahal yang baru saja dibelinya telah tinggal setengah , sementara wajah, tangan dan baju anak perempuannya telah belepotan dengan lipstik tersebut. 
Dengan sangat marah, ibu itu mengamuk dan memukuli anak perempuan kecil yang malang tersebut tanpa menghiraukan tangisan dan jeritan dari mulut kecilnya.

Setelah berhasil melampiaskan emosinya, ibu ini baru sadar kalau anak perempuannya sudah tidak bergerak lagi. Ia pun menguncangkan tubuh anaknya sambil menangis dan memohon-mohon agar anak perempuannya membuka matanya.

Tapi terlambat..... jantung anak perempuannya telah berhenti berdetak.
Dan saat sang ibu melihat ke seprei tempat tidur anaknya, disitu tertulis sebuah tulisan dengan tinta lipstik merah, sebuah tulisan khas anak kecil: "Mama, aku sangat mencintaimu".

By: Hope Harry

***

Banyak hal bisa kita pelajari melalui kisah memilukan ini. Kasihilah anak anda melebihi segala ego anda. Karena mereka adalah pemberian dari tangan Tuhan yang istimewa.

Dapat anda bayangkan betapa sakit dan pedihnya hati Tuhan saat melihat hadiah pemberianNya kepada anda menjadi rusak bahkan hancur seperti serpihan yang tidak akan bisa diperbaiki lagi.

"And Every Good Gift Comes From My Hands."

Jumat, 07 Oktober 2011

Asli atau Palsu

Terkadang sulit bagiku untuk menebak siapa dia yang sebenarnya.
Ia berdiri dengan tegap dan terlihat percaya diri di hadapanku.
Namun ada sesuatu di dalam dirinya yang membuat aku tidak menyukainya.
Sesuatu... Yang ia tidak ingin orang lain mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya.
Ia selalu berusaha terlihat sempurna di depan semua orang.
Ia tidak membiarkan orang lain mengetahui kelemahan dan kesalahannya.

Apakah ini adalah kriteria seseorang yang anda cari untuk mendampingi anda seumur hidup anda dalam pernikahan?
Saya secara jujur akan menjawab tidak.
Saya sangat menyukai kejujuran dan ketulusan, dan itu terlihat dari segala ucapan yang keluar dari bibir seseorang.
Semua orang pasti menyukai sosok yang terbuka dan tampil sebagai dirinya sendiri dan bukan seseorang yang menutupi siapa dirinya agar terlihat sempurna.

Biasanya saya tidak akan terburu-buru untuk jatuh cinta dengan seseorang meski rasa ketertarikan sudah mulai muncul. Saya akan memberikan penilaian-penilaian terhadap pribadinya sebelum saya memutuskan untuk jatuh cinta dengannya.
Dan saya akan meminta pendapat orang-orang yang terdekat di hati saya untuk menilai dirinya dengan cara memperkenalkannya pada mereka.

Sehingga keputusan saya untuk menikahinya tidak akan menjadi keputusan yang akan saya sesali seumur hidup saya. Agar jangan sampai setelah anda menikahinya anda terkejut melihat dirinya yang sebenarnya.

Saya telah menikah dengan seorang pria baik yang amat sangat mencintai saya dan bukan hanya itu saja karena saya menikahi seseorang yang memiliki hati yang tidak semua pria miliki dan saya amat sangat mengaguminya.


You can find someone that will complete your life

Selamat Menemukan Cinta Sejati Anda

Kamis, 06 Oktober 2011

Kebaikan Hati

Malam berganti malam
Pagi berganti pagi
Matahari , bulan dan bintang datang silih berganti
Memberikan cahaya dalam hidupku dan membuatnya berarti

Ibu selalu menceritakan kisah yang sangat indah padaku setiap malam.
Ibu tidak pernah lelah untuk menceriterakan kisah ini terus-menerus.

Ibu berjumpa dengan seorang pria yang amat sangat baik pada masa mudanya. Ibu langsung saja jatuh hati  pada pria itu, pria itu begitu baik, lemah lembut dan humoris.
Sentuhannya yang manis dan kecupan bibirnya selalu membuat dunia ibu menjadi hangat.

 “Dialah matahariku.” Kata ibu tersenyum.

Ya, Dialah ayah.

Ayah yang sangat aku dan ibu cintai.

Ibu sangat mencintainya. 
Ayah selalu bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan ibu, terutama saat aku baru lahir Ayah semakin giat bekerja. Ibu bercerita bahwa ayah selalu bermain bersamaku selepas pulang kerja. Dan ayah sangat menyayangi ibu.

Ayah adalah pria yang baik, ayah selalu suka menolong teman-temannya dan tidak pernah berpikiran buruk tentang orang lain. Bahkan untuk menolong sahabatnya ayah juga memberikan sebagian uang pribadinya untuk membantu temannya tanpa meminta kembali pemberiannya. Oleh karena itu ibu sangat mencintainya, karena ayah memiliki kebaikan hati yang luarbiasa.

Ayah tidak pernah mempertahankan sesuatu sebagai miliknya, ia selalu membaginya dengan orang lain terutama kami sekeluarga. Ayah selalu pulang membawa makanan untuk ibu di rumah dan aku. Ayahku begitu baik dan memperhatikan kesehatan ibu.

Ayah tidak pernah mengeluh lelah saat pulang dengan setumpuk pekerjaannya. Ayah selalu memakan apapun yang dihidangkan ibu dan selalu memujinya. Bila ayah bosan dengan masakan ibu, ayah selalu berkata, ”Bu, besok masak yang lain ya?” sambil memeluk ibu dari belakang dan mengecup pipinya, sementara aku bermain dalam box bayiku kata ibu.

Ayah selalu ada bagi ibu dan aku juga selalu ada bagi teman-temannya yang membutuhkan. Ayah memliki hati yang tulus yang tidak dimiliki oleh siapa pun. Hingga akhirnya penyakit jantung merenggut ayah dari pelukan kami berdua saat aku berusia 4 tahun.

Ayah tertidur dengan pulas dan tidak bangun lagi.

Ibu baru sungguh-sungguh menyadari ayah adalah seorang pria yang luar biasa pada saat kematiannya. Seluruh teman-temannya hadir pada pemakaman ayah pagi itu. Halaman pemakaman dipadati oleh wajah-wajah asing yang pernah ayah tolong. Mereka bersedia menunggu hingga jasad ayah diturunkan dalam liang kubur sore itu.

Begitu banyak tamu yang hadir dan mereka semua bercerita tentang kebaikan ayah. Seseorang bercerita bahwa ayah pernah menolongnya dari hutang sehingga ia dan keluarganya dapat bertahan hidup dan membangun usaha baru. Kini usahanya menjadi maju dan sukses. Beliau memberikan ibu sebuah cek, “Nyonya terimalah ini! Saya tahu ini tidak banyak membantu tetapi saya tahu Danny akan sangat membutuhkan uang ini untuk masuk sekolah nanti.”

Dan semua orang memberikan semua yang bisa mereka berikan untuk membantu ibu dan mereka menunjukkan rasa simpati mereka dengan memberikan ibu dukungan dan doa.

Pemakaman berakhir dan ibu membawaku pulang ke rumah.

Betapa terkejutnya ibu saat membuka amplop demi amplop yang diberikan teman-teman ayah. Semuanya bisa ditabung untuk masa depanku kata ibu sambil menangis.

Ayah tidak pernah menjadi kaya seumur hidupnya, tetapi aku tahu bahwa ayah kaya dalam kebajikan hatinya dan ayah sangat kaya.

Kini aku sedang berdiri di depan pintu gereja, menggandeng seorang wanita cantik yang akan kunikahi. Perjumpaanku dengan ayah begitu singkat, bahkan aku tidak benar-benar merasakan bahwa dia pernah memelukku, tetapi apa yang ia tinggalkan begitu membekas dalam hati ibuku dan memberiku banyak inspirasi dan kekuatan.

“Ayah, andai kau ada di sini.” Kataku dalam hati sambil memandang ibu dari sudut pintu. Ibu berdiri sendirian di depan altar menunggu kami berdua masuk. 

Aku kasihan melihat ibu berdiri sendirian tanpa di dampingi lengan ayah yang melingkar di bahunya. Sepanjang hidupnya ibu tidak pernah memikirkan dirinya sendiri, ibu selalu memikirkan aku setelah ayah meninggal. Semua nilai-nilai yang ayah miliki, ibu ajarkan padaku.

Ibu terlihat begitu kuat, terutama setelah ayah pergi. Ibu selalu berkata, “Tidak ada satu pun pria yang dapat menggantikan ayahmu.” Kehadiran ayah begitu kuat dalam diri ibu, meski ibu mengenalnya tidak lebih dari 10 tahun.

Malam sebelum aku akan menikah ibu berkata, “Ibu tidak akan pernah sendirian, Danny. Kau tidak usah kuatir, bayang-bayang ayahmu selalu berada di sisi ibu untuk melindungi ibu dan menghibur ibu.”
Ayah mungkin sudah lama meninggal, tetapi sosok ayah tetap melekat dan hidup dalam diri ibu.



Kebaikan hati tidak akan pernah bisa dicuri oleh siapa pun.
Kebaikan hati tidak dapat diperoleh dengan cara menjegal orang lain.
Kebaikan hati menghiasi kepala seseorang dengan mahkota.
Dan Kebaikan hati adalah warisan yang tidak akan pernah punah.


By Angela Roseli.